Talk Less Do More, Kunci Kesuksesan Superwalk Sebagai Icon Sepatu Segala Usia

Ketika harapan untuk hidup yang lebih baik mengalahkan kenyamanan dan kemapanan dalam membangun karir. Sebagai pegawaipun dirasa tidaklah cukup untuk memenuhi impian untuk terus menggapi sukses. Ya, begitulah setidaknya yang tersirat dari pengalaman dan perjalanan bisnis Bapak Rian Adhiharna Soepian(29). Mendirikan sebuah bisnis sepatu yang banyak diminati oleh banyak kalangan, membuat Bapak Rian terus mengasah dan mengelola kemampuan bisnisnya.

Pebisnis sukses yang sangat mengidolakan Bill Gates ini selalu mencari ilham dengan pergi jalan-jalan atau melihat fashion orang lain. Begitupun ketika ia merasa jatuh dan ingin mengalah. Keluarga yaitu hal utama yang membuat Bapak Rian mengurungkan niatnya untuk menyerah dan berhenti di tengah jalan.

Halo Bapak Rian, bisa dijelaskan Superwalk ini bisnis yang seolah-olah apa?

Nama Superwalk bahu-membahu tidak ada arti khusus  dalam namanya, tapi saya sangat suka goresan pena dan ejaan nya apabila kita sebut. Produksi, kami memproduksi bantalan kaki (sepatu dan sandal) dari anak-anak hingga untuk cukup umur. Produk yang kami tawarkan yaitu banyak sekali produksi bantalan kaki untuk anak-anak, perempuan dan pria.

Ide Bisnis ini muncul ketika saya mendapat order yang terbilang lumayan namun pada saat itu saya belum punya pegawai, daerah, alat, mesin-mesin, dll. Dari situ saya berpikir untuk mengambil order itu karna bila order itu berhasil, maka saya kedepan tampaknya bakal banyak order-order lainnya. Dan, Alhamdulillah memang mirip itu. Dan di 2015 ini undangan yang sedang popular yaitu sepatu belum dewasa.

Jika sebelum ini Bapak pernah menjadi pegawai, berarti ada sesuatu yang membuat Bapak rela melepas pekerjaan itu dan menjadi seorang Dulu pertama kali tetapkan untuk menjadi seorang entrepreneur karena saya sadar saya tidak bisa menjadi seorang yang bekerja di kantoran. Maka saya memutuskan untuk menjadi seorang entrepreneur. Pengorbanan terbesar saya mungkin menghapus harapan orang tua saya yang menginginkan saya bekerja sebagai pegawai bank atau pun PNS.

Wah hebat dong pak bisa sampai sebesar ini. Lalu bisnis ini sudah Bapak pasarkan hingga kemana saja?

Sebetulnya kita tidak terlalu memasarkan, karna bisnis saya ini bentuk bisnis nya Jasa produksi atau biasanya di sebut Vendor produksi. Kalau client kami dari aneka macam  kota di Indonesia. Mulai dari Jakarta, Bandung, Makassar, Jambi, Depok, Bekasi, Dll.

Bisa dijelaskan Pak apa yang membedakan produk yang Bapak ciptakan dengan produk dari produsen yang lainnya?

Karna kita bisnis di bidang jasa produksi, maka yang kami bedakan dengan yang lain yaitu pelayanan yang kami berikan kepada client. Di Superwalk, Sistem untuk order dan harga terperinci ada poin terms of service yang biasanya yang lain tidak punya system itu. Dan kami pun punya website untuk media promo.

Selama menjalankan bisnis ini, prestasi dan pengalaman terbaik apa sih yang sudah pernah Bapak dapatkan?

Prestasi terbaik sampai dikala ini yaitu saya bisa mengembangkan bisnis saya. Dari Cuma mempunyai 2 pegawai kini ada 11 orang pegawai. Kalau keuntungan memang pernah beberapa kali kita melebihi sasaran dan ada satu waktu yang kita bisa capai sampai melewati sasaran di atas 300%.

Kalau pengalaman saya, Alhamdulillah sudah banyak di dalam dunia entrepreneur ini. Berbagai macam insan pernah saya hadapi hehe. Kalo yang negative nya saya sudah pernah di tipu dalam jumlah uang yang banyak. Kalo positive nya saya tahun ini bisa melengkapi semua alat produksi yang kami butuhkan. Hasil dari kerja kita sendiri. Yang paling berkesan dulu sering sekali saya hujan2an pake motor untuk belanja materi atau nganter2 barang. Jaman usaha hamper semua di lakukan oleh sendiri Cuma produksi saja yang sama pegawai. Di luar itu saya mengerjakan semuanya mulai dari packaging, membeli materi baku, sampai pengiriman.

Lalu bagaimana Anda menilai ruang lingkup market yang ada sekarang? Dan bagaimana bisnis Anda mengubahnya?

Ruang market yang ada kini masih terbuka lebar untuk bisnis ini. Namun, di tahun 2015 ini bisnis2 di segala bidang sedang mengalami penurunan disebabkan ekonomi Indonesia yang memang sedang melemah di tambah kini dollar yang semakin tinggi. Untuk mengubahnya kita mau tidak mau harus menurunkan angka profit demi harga yang kita pertahankan.

Apasih hambatan yang berdasarkan Bapak paling sulit dihadapi selama menjalankan bisnis ini?

Kendala yang sering di hadapi adalah ketersediaan materi baku dan SDM yang tidak banyak untuk bisnis ini. Untuk mengatasinya kita adakan regenrasi untuk SDM, jadi kami merekrut pemuda2 yang ada di sekitar kawasan produksi untuk mencar ilmu membuat produk alas kaki. Kalau di materi baku, kami sedikit susah untuk mengatasinya karna kita masih ketergantungan dai supplier.

Lalu apa planning Bapak kedepannya dalam mengembangkan bisnis ini?

Ke depan rencananya kami akan mengubah produksi yang kini masih bisa disebut home industry ke Semi pabrik dengan pelengkap beberapa alat-alat lagi.

Menurut Bapak Rian sendiri, perlukah sebuah toko online mempunyai toko fisik? Lalu apa ukuran sebuah bisnis bisa dikatakan siap untuk Go Online?

Menurut saya penting. Karna tetap saja untuk pasar local Indonesia jika kita ada took offline akan sangat membantu kepercayaan terhadap konsumen/client.

Tolak ukurnya sudah ada konsep untuk berjualan online dan produk yang di tawarkan harus menarik.

Nah, ketika berperan sebagai seorang pebisnis yang cukup menyibukkan. Apa yang biasa Anda lakukan untuk menghabiskan waktu luang?

Hampir setiap waktu luang yang saya punya saya habiskan dengan Keluarga dan sobat-sahabat. Keluarga untuk mengangkat lagi semangat saya dalam berbisnis lantaran keluarga adalah harta yang paling berharga berdasarkan saya. Dengan sahabat-sahabat biasanya untuk merefresh otak.

Bagi Saya berdiri setiap hari jam 04.30 kemudian Sholat subuh, di pagi hari jam 8 sebelum pergi saya sholat dhuha dan sarapan. Itu kebiasaan saya sebelum memulai hari-hari saya.

Nah, yang terakhir adakah saran atau tips yang ingin Anda bagikan kepada para pelaku bisnis online lainnya?

Saran saya untuk dunia entrepreneur ini yaitu, pihak pemerintah lebih melihat ke dunia entrepreneur ini karena, banyak dari sahabat-sahabat yang suka susah untuk memulai usaha mereka karena mereka tidak punya modal. Makara, mungkin ada satu program khusus untuk para entrepreneur dalam permodalan. Lalu, Pemerintah harus mendukung produk2 dalam negeri.

Tips untuk berbisnis online, jangan takut untuk memulai karna dikala ini orang-orang sudah aneka macam yang bertransaksi online. Apalagi dengan pasar local Indonesia yang sangat banyak.

Wah terima kasih sekali Bapak Rian sudah mau mengembangkan ilmu dan pengalaman kepada para pelaku bisnis online di luar sana. Semoga dengan Superwalk, Bapak Rian terus sukses 🙂

Tinggalkan komentar