Tak Cukup Skill Public Speaking Saja, Pitchdeck Jadi Sarana Untuk Menceritakan Solusi Startupmu

Tahun 2017 merupakan tahun dimana calon startup berlomba untuk segera meluncurkan produk mereka ke pasar, dan melihat masyarakat dapat merasakan manfaat dari produk mereka. Tapi tahukah kau? Jika membangun sebuah startup bukan masalah ilham dan sekedar eksekusi yang maksimal. Tapi Bagaimana produk yang bermanfaat itu sanggup dipasarkan dan dipakai oleh masyarakat luas.

Salah satu caranya yakni dengan menciptakan sebuah pitchdeck atau persentasi yang baik dan mampu dipahami oleh calon pengguna produk kita. Pitchdeck merupakan sarana kita untuk menjelaskan apa dan bagaimana produk kita bisa menyelesaikan problem di masyarakat. Berbagai model pitchdeck bisa dipelajari dari beberapa perusahaan ternama ibarat Facebook, Buffer, LinkedIn dan masih banyak lagi.

Pitchdeck bukan slide persentasi dengan jumlah yang sangat banyak, dengan klarifikasi yang amat panjang, tapi pitchdeck yang baik yakni yang bisa menjelaskan kepada calon pengguna bahkan investor dengan data dan tanpa panjang lebar.

Beberapa pitchdeck di link ini bisa jadi wangsit kita untuk menciptakan persentasi untuk startup kita.  Beberapa calon startup perlu memperhatikan bagaimana data dan klarifikasi startup mereka bisa ditampilkan kepada calon pengguna atau bahkan investor dengan baik dan tidak membosankan.

Menurut M. Mifathul Huda, CEO Inagata yang mengisi materi seputar Pitching kepada peserta 1000 Startup yang sudah melewati tahapan Bootcamp, pada hari Rabu, 26 April 2017 yang lalu mengatakan “Branding itu penting, tapi jangan menciptakan orang bosan dengan klarifikasi yang mengecoh”. Sebab ada kalanya untuk menarik perhatian, startup akan menggunakan dan bahkan menambahkan atribut yang bahkan tidak membuat calon pengguna mau melihatnya. Seperti warna background yang tidak sesuai, jenis font yang sedikit “alay”, hingga pada gambar atau perhiasan yang berlebihan lainnya.

Pastikan pitchdeck yang akan menjadi jalan untukmu menarik perhatian calon investor bisa memberikan berita dan pesan dengan benar, tanpa memperlihatkan atribut yang berlebihan. Nah, salah satu materi yang disampaikan dan digembleng oleh para Mentor di event Bootcamp Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yaitu materi bagaimana membuat pitchdeck yang baik dan bagaimana menyampaikan atau pitching yang baik pula.

Gerakan Nasional 1000 startup Malang sudah akan memasuki tahapan Incubation. Tapi tidak satupun akseptor dari 8 tim yang lolos bisa beristirahat dengan tenang. Karena setiap harinya mereka harus berinovasi dan menunjukkan progress dari startup mereka. Ini menjadi ajang bagi mereka menunjukan bahwa solusi yang mereka tawarkan bisa benar-benar bisa meringankan beban masyarakat.

Nah, setelah ini akan ada batch ketiga Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Malang. Kami tunggu partisipasi dan kontribusi kalian, wahai ANAK MUDA penuh ide dan inovasi yang dapat menyelesaikan permasalahan di Kota Malang melalui dunia digital. Segera daftarkan dirimu di 1000startupdigital.id.

Kami akan membantu kau untuk bisa mewujudkan pandangan baru penuh solusi untuk Indonesia.

Tinggalkan komentar