Strategi Pemasaran Untuk Melejitkan Bisnismu

Dalam dekade terakhir ini persaingan bisnis semakin menarik dan ketat. Untuk memenangkan hati konsumen produk atau bisnismu harus mempunyai value yang lebih. Kamu juga perlu seni manajemen pemasaran yang sempurna untuk bisnismu.

Kekurangan kita diawal terkadang yaitu tidak terlalu paham bagaimana cara memasarkan produk yang sesuai, setidaknya tidak membuat rugi diawal. Dan justru tahap awal ini kau harus berusaha ekstra keras untuk mendapat basis konsumen pertama.

Mulai bingung? Jangan khawatir, kami, mebiso, merancang beberapa startegi pemasaran yang bisa kau coba di awal bisnismu, bahkan kamu bisa melakukannya tanpa harus keluar uang banyak. Ada juga cara gratis. Simak.

Riset Target Market

Strategi pemasaran bisa dibentuk jikalau ada target market. Ada goalsnya. Nah, buat kau yang belum memiliki sasaran konsumen, lebih baik kau bisa tentukan dulu targetmu siapa. Paling basic berdasarkan usia, lokasi, dan status.

Bisa juga dibuat detail, sampai hobi, ketertarikan, pekerjaan, dan lainnya. Tahap ini kau bisa riset juga melalui kata kunci. Seberapa banyak orang mencari produkmu di Google melalui ubersuggest atau Google Trend.

Mulai dari Teman

Dari yang terdekat, sobat sehari-harimu, coba lah untuk memperlihatkan produkmu ketemanmu. Kalau ada yang beli, menunjukan baik, kalau belum coba tawarkan gratis dulu. Temen disekitarmu setidaknya tau wacana produkmu dan manfaat dari produkmu.

Selain itu, mengenalkan produk ke sahabat sekitarmu sanggup menciptakan temanmu secara tidak eksklusif menjadi merk ambassador produkmu. Jika temanya sedang membutuhkan produk, ia pasti akan merekomendasikan untuk belu di kau.

Endorse di Media Sosial

Sudah mulai mengerti sasaran market, kau bisa pakai cara yang cukup efektif yaitu melalui endorse para artis-artis media sosial, sanggup selebgram, selebtwit, youtuber, atau blogger. Yang pasti platform media umum itu sesuai sasaran marketmu.

Untuk Instagram contohnya. yang kebanyakan penggunanya yakni anak muda kau sanggup pakai jasa endorse para selebgram. Sesuaikan juga produkmu, tidak semua selebgram cocok untuk produkmu. Misal kamu jualan jersey bola, maka kamu bisa memakai jasa endorse pemain bola yang followernya banyak.

Facebook Ads

Selain sebagai platform media umum facebook sanggup menjadi daerah untuk iklan. Kenapa facebook, lantaran di facebook kamu bisa iklan dengan budget murah banget. Bisa cuman 10 ribu lho. Banyak sekali tutorial wacana facebook kau bisa carinya di youtube juga.

Satu hal yang penting. Ibarat medan bisnis ialah pertempuran, maka seblum iklan kamu harus sudah siap senjatanya. Kamu persiapkan dulu kriteria sasaran konsumenmu dan siapkan konten untuk pemasaran, poster, foto produk, dan sebagainya.

Iklan Adword (Google)

Alternatif lain selain facebook ads kamu bisa coba Adword. Ini ialah platform iklan milik Google, raksasa teknologi. Adword beda dengan facebook. Jika kau memakai adword, maka iklanmu akan tampil di halaman google.

Selain tampil di iklan, websitemu bisa juga muncul di blog atau website lain. Bisa juga iklanmu tampil di aplikasi android milik Google. Untuk biaya di Adword tergantung pada jumlah klik pada iklan, semakin banyak orang yang mengklik iklanmu, akah biaya juga mengikuti.

SEO website

Search Engine Optimization atau lebih populer dengan istilah SEO. Ini taktik pemasaran bukan untuk jangka erat. SEO untuk jangka panjang. Dengan SEO yang bagus websitemu mampu muncul di halaman satu sesuai dengan kata kunci yang kau sasaran.

Misal jikalau kau menjual produk kecantikan. Ketika orang mengetik “obat kulit putih” dan SEO websitemu bagus, maka websitemu akan muncul di halaman pertama. SEO bisa kau handle  sendiri, tentunya hanya perlu waktu lagi untuk berguru. Banyak sekali tutorialnya di internet dan selalu update. Kamu sanggup berguru disana dan gratis.

Offline Activation

Jangan lupakan offline. Selain online maka jangan lupakan offline. Keduanya sebisa mungkin bisa berjalan beriringan. Kamu bisa membuat kegiatan-kegiatan offline yang bertujuan untuk memperkenalkan produk atau penjualan eksklusif.

Contohnya ibarat kau membuka stand di jadwal car free day, atau bagi-bagi tester produk di keramaian seperti di taman kota. Atau kau bisa mengikuti pameran bisnis dan bazaar UMKM. Satu lagi, kegiatan offline yang kau harus ikuti ialah bergabung dengan komunitas pebisnis lokal.

 

Nah tujuh taktik pemasaran itu bisa kamu coba. Pilih yang bisa kau lakukan dalam waktu erat sesuai dengan tenaga serta kekuatan keuangan bisnismu. Silahkan mencoba.

Baca artikel menarik lainnya

Inspirasi Bisnis Pariwisata 2018

Mau Bisnis Minuman, Coba 9 Ide Bisnis Ini

Belajar dari 8 Brand Coffee Shop Terkenal

Tinggalkan komentar