Perihal Keuangan Yang Patut Dihindari Startup

Bagi sebuah startup, mengatur keuangan ialah hal yang paling utama apalagi bila startup tersebut tidak menjual jasa atau barang sehingga untuk mendapatkan pemasukan harus menunggu investor ataupun hasil iklan pada acara yang dibuat sehingga pemasukanpun tidak bisa dipercaya disetiap harinya. Sedangkan startup Anda membutuhkan pengembangan dan test, sehingga uang ialah hal nomor satu yang menjadi perhatian.

Untuk itu biar Anda tidak terperosok diakarenakan dilema keuangan, maka hindari hal-hal berikut:

1. Jangan berhutang

Saat mengajukan pinjaman pada bank, banyak dari startup kecil yang ditolak, namun banyak juga yang mendapatkan approval. Namun bersama-sama tindakan meminjam uang ini sangatlah tidak baik bagi perkembangan bisnis Anda. Bayangkan saja, pendapatan masih belum stabil dan tidak selalu terjadi, sedangkan Anda harus membayar tunjangan termasuk bunganya secara tertib. Apakah Anda sanggup memikul beban ini?

2. Pertimbangkan sewa dibanding membeli

Sebagai startup Anda pasti sangat dituntut untuk melaksanakan pengembangan dan perbaikan, sehingga untuk mempunyai alat-alat canggih memanglah menjadi sebuah kewajiban. Namun ingatah kembali problem keuangan Anda yang belum stabil, sehingga membeli alat tersebut sama sekali tidak menjamin Anda akan menguasai pasar. Bagaimana dengan menyewa saja? Harganya cukup murah dan ringan bukan? Kenapa tidak mengambil kesempatan menyewa saja?

3. Belilah kalau itu memang harus

Namun tidak dapat dipungkiri ada alat ataupun software yang harus dibeli alasannya adalah Anda mustahil menggunakan yang bajakan. Sebenarnya ada software/OS gratisan juga yang namun kebutuhan Anda tidak bisa dicover oleh yang gratisan. Sehingga hal ini memaksa Anda untuk melaksanakan pembelian alasannya menyewapun akan sulit dan bahkan harganya akan jatuh lebih mahal dibanding membeli.

Tinggalkan komentar