Pentingnya Melakukan Tes Mbti Sebelum Menetapkan Posisi Pegawai

MBTI yakni salah satu dari rangkaian test psikologi, yang mempunyai tujuan untuk mengukur preferensi / dominasi psikologis seseorang dalam melihat dunia dan membuat keputusan. Untuk itu sangat penting bagi kita pemilik bisnis untuk menempatkan orang tertentu bagi posisi tertentu. Untuk mengetahui apa saja MBTI itu, lanjutkan membaca Anda.

Extrovert (E) vs. Introvert (I): Sumber Energi.

Psikologi pada sisi ini berusaha mengungkap bagaimana cara seseorang mendapatkan energi serta menyalurkan energi yang dimiliki. Bagi seorang Extrovert, energi didapatkan dari lingkungan diluar diri mereka, mereka juga menyukai dunia luar, dan interaksi sosial ialah cara terbaik mereka dalam mendapat energi. Sedangkan pada Introvert, mereka akan mendapatkan energi dari dalam dirinya sendiri, yakni dengan melaksanakan refleksi, pedoman dan perasaan. Secara sederhana introvert – extrovert sanggup dibedakan menurut cara :

  1. Extrovert berorientasi pada tindakan, sementara Introvert berorientasi pada Ide.

  2. Ekstrovert mencari “luasnya” pengetahuan dan imbas, sementara introvert mencari “kedalaman” pengetahuan dan dampak.

  3. Extrovert lebih mementingkan seringnya interaksi, sementara introvert lebih mencari “kedalaman” dalam interaksi.

  4. Extrovert mengisi kembali, dan mendapatan energi mereka dengan menghabiskan waktu bersana orang lain. Sedangkan introvert mengisi dan mendapatkan energi mereka dengan menyendiri. Dan mereka menggunakan energi mereka dengan cara sebaliknya.

Sensing (S) vs. Intuition (N): Sumber  Informasi.

Pada dimensi ini, psikologi melihat bagaimana individu memahami dan menilai sebuah info baru yang mereka terima. Umumnya seorang Sensing sangat realistis, banyak menghabiskan waktu yang dimiliki dan menganggap bahwa imaginasi yakni suatu hal yang dramatis. Seseorang dengan Sensing berpegang teguh pada pengalaman dan memakai metode yang sudah terbukti. Sedangkan orang dengan Intuition melihat data berdasarkan contoh, hubungan dan umunya mempunyai pikiran yang aneh, konseptual dan mencoba mencari tahu kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Seorang dengan Intuition merupakan sosok yang inovatif, penuh ide, ide unik.

Thinking (T) vs. Feeling (F): Pengambilan Keputusan

Fokus pada dimensi ini adalah melihat seseorang dari bagaimana cara orang tersebut mengambil keputusan. Seorang Thinking selalu menggunakan logika dan kekuatan analisanya dalam menambil suatu keputusan, mereka cenderung konsisten, lugas dan objektif sehingga mengakibatkan kesan bahwa mereka keras kepala. Sedangkan orang dengan Feeling yakni orang-orang yang melibatkan perasaan, tenggang rasa dan nilai-nilai yang diyakini sebelum mengambil suatu keputusan, umumnya orang feeling mempunyai orientasi pada korelasi dan subjektif.

Judging (J) vs. Perceiving (P): Eksekusi Tindakan

Dimensi ini menjelaskan mengenai tingkat flexibilitas seseorang pada dunia luar. Seorang Judging umumnya memiliki gaya hidup yang terstruktur dan melakukan sesuatu sebagaimana seharusnya. Sedangkan seorang Perceiving yaitu orang-orang yang fleksibel serta gampang mengikuti keadaan dengan kehidupan disekitarnya.

Nah setelah membaca artikel ini, apakah Anda tertarik mencoba melaksanakan tes MBTI pada seluruh karyawan Anda? Tidak kasus jikalau akibatnya tidak sesuai dengan apa yang Anda harapkan, yang terpenting yakni bagaimana cara Anda menggali kemampuan dan mengarahkan setiap kemampuan yang dimiliki oleh pegawai Anda.

5 Formula Rahasia Para Pebisnis Milyaran

Mau tahu bagaimana para milyader memanfaatkan kemampuan dari para pegawainya? Download saja disini diam-diam para milyader dalam membangun dan membuatkan bisnisnya. Segera download sebelum, counter down free download ebook ini habis!

Tinggalkan komentar