Mengenal Gig Economy, Era Baru Ekonomi

Pernah kah melihat atau mendengar temanmu, saudaramu, atau orang disekitarmu, yang kelihatannya lebih banyak di rumah, tapi tetap bisa menghasilkan pundi-pundi uang ? Nah, kalau iya, selamat tiba di era Gig Economy, kala dimana sumber penghasilan mampu tiba dari mana pun, tak harus terpaku pada satu sumber.

Apa Itu Gig Economy

Ini ada sistem kerja gres, dimana tidak ada kontrak sesuatu mengikat dalam pekerjaan. Gig Economy memungkinkan kita untuk bekerja dimana pun, dan kapan pun. Asalkan pekerjaan kita bisa tanggapan sesuai waktu yang ditentukan. Ini lah pekerjaan yang sedang menarik banyak kaum  millenial.

Di kurun Gig Economy ini jangan heran bila kalian sering bertemu para konsultan muda profesional yang bekerja tanpa harus di kantor, tanpa harus ada jam kerja. Para millenial bekerja ibarat tidak punya pekerjaan. Mereka kebanyakan menjadi self-employed atau freelancer.

Untuk lebih memahami tentang masa Gig Economy, sangat lah muda, ada beberapa  karakteristik yang menjadi ciri dari Gig Economy. Berikut yakni tiga karakteristik utama dari periode gres ekonomi kebebasan.

Self-Employed

Bekerja tanpa ada ikatan (source : unsplash.com)

Artinya para pekerja di kala Gig Economy tidak terikat satu perusahaan atau satu pekerjaan tertentu. Bisa saja seorang pelaku Gig bekerja di tiga perusahaan sekaligus. Memungkinkan ? sangant mungkin di kurun yang serba digital ini. Tak ada batasan lagi bekerja hanya untuk satu perusahaan.

Beragam pekerjaan gres di periode Gig Economy ini ibarat profesi jurnalis kini bisa jadi travel blogger, food blogger, atau Review Blogger. Youtuber juga di golongkan profesi di kala Gig Economy ini. Nah, satu lagi menjadi driver ojek online juga merupakan Gig Economy.

Fleksibel

Bekerja dimanapun tetap bisa (source: unsplash.com)

Pekerjaan di era ini sangat fleksibel. Tidak terpaku oleh aturan masuk jam 8 pagi pulang jam 4 sore. Bebas kerja di jam apapun. Asal pekerjaan sanggup tamat sesuai waktu yang disepakati. Bahkan tak jarang di era sekarang orang bisa bekerja pada jam 7 malam hingga 1 dini hari, kemudian paginya dia bekerja ditempat lain atau berlibur disuatu kota.

Tak perlu stay di satu kota atau kantor. Bebas. Dimana pun kau sanggup menuntaskan pekerjaanmu. Bahkan kerja sambil liburan pun boleh. Asalkan, tetap, pekerjaan harus simpulan sesaui dengan waktu yang disepakati. Dengan aturan ini membuat kita kerap melihat banyak sahabat kita yang dihari kerja bisa liburan kemana pun.

Penghasilan lebih dari satu

Penghasilan bisa tiba dari manapun (source : unsplash.com)

Jangan heran kadang millenial bisa mendapatkan penghasilan lebih banyak. Bahkan ada juga yang melebihi mereka yang sudah bekerja puluhan  tahun di perusahaan. Era Gig Economy memungkin untuk bekerja di beberapa tempat. Yang pasti bekerja di daerah yang tidak ada hukum yang mengikat.

Mereka yang bekerja di Gig Economy bisa juga tetap bekerja di pekerjaan tetapnya, yang masih sistem tradisional, tapi diselah-selah waktunya mengerjakan pekerjaan lainnya. Sangat memungkinkan, tak heran ada karyawan swasta yang juga bekerja sebagai driver ojek online.

Itu semua yakni awal ihwal Gig Economy, masih banyak lagi hal yang bisa ditelusuri di periode ekonomi baru ini. Asalkan kamu mau memanfaatkan kurun ini, bisa jadi kamu sanggup mendapat perkerjaan impianmu dan mendapatakan pendapatan yang lebih baik.

Baca Juga Artikel Menarik ini

Bisnis Olahraga Juga Menjanjikan

Kenapa Kesehatan Menjadi Kunci Sukses

Cara Belajar Secara Cepat untuk Hal Baru

Tinggalkan komentar