Memahami Pola Pentingnya Berbagi Konten Di Sosial Media

Sosial media masih menjadi media yang sangat diharapkan bahkan menjadi wajib bagi beberapa aktivitas, mirip bisnis. Sosial media bukan lagi sebuah media yang dipakai untuk saling menyapa dengan sahabat atau orang yang jauh di sana. Tapi sekarang sosial media memperlihatkan fasilitas bagi para pebisnis untuk mengembangkan bisnis offline mereka menjadi bisnis online.

Salah satu fitur yang sanggup membantu para pebisnis yaitu membuatkan atau share. Tentu saja konten yang kita buat dan kita posting di sosial media harus mendapatkan respon yang besar untuk bisa menarik perhatian para calon customer kita. Melalui fitur berbagi inilah, semua orang akan tahu bagaimana bisnis kita melalui konten yang kita posting.

Nah, berikut ini kami bagikan beberapa gosip seputar fitur dan fakta share sosial media.

6 tipe membuatkan konten di sosial media:

 

1. Hipster

Konten hipster via techly.com.au

Tipe konten ala hipster via techly.com.au

Seperti seseorang dengan penampilan yang nyentrik alias unik. Tipe membuatkan konten di sosial media jenis ini, cocok sekali menggunakan instagram sebagai medianya. Mereka bisa dengan bebas bekreasi, dan membuat konten yang fresh dan menjadi terkenal.

 

2. Karir

Tipe konten ala professional, via ucarinsure.com

Tipe konten ala professional, via ucarinsure.com

Bagi para pencari kerja atau bahkan pengusaha sekalipun, koneksi yakni salah satu yang harus dipenuhhi. Sehingga tipe yang satu ini pasti akrab dengan LinkedIn untuk mencari hubungan yang jauh lebih luas lagi.

3. Altruis

Tipe konten altruis via t3.com

Tipe konten altruis via t3.com

Email masih menjadi media yang cocok digunakan untuk menyebarkan konten. Kenapa? alasannya email masih bisa menghubungkan dan sanggup digunakan dengan baik oleh semua orang yang mengerti internet. Sebagian besar pemasar internet yang sukses membangun aset digitalnya kebanyakan masih menggunakan media email.

4. Selektif

Tipe penulis konten selektif

Tipe penulis konten selektif

Para Blogger tentu akan menjadi tipe yang selektif. Mereka akan sangat berhati-hati dan bijaksana dalam memposting dan membagikan konten untuk netizen. Mereka sanggup mengembangkan konten melalui sosial media ataupun email kuat yang mereka miliki,

5. Bomerang

Konten boomerang

Konten boomerang

Twitter, Facebook dan Instagram bisa digunakan membuatkan info untuk mendapat action lebih cepat dan merasa tervalidasi oleh follower mereka. Tipe Bomerang akan cenderung menggunakan 3 media sekaligus, mirip Facebook, Twitter dan Instagram.

6. Konektor

tipe konektor

Tipe konektor

Nah, untuk yang suka dengan kreativitas dalam menciptakan konten, Facebook yaitu media atau alat yang sempurna untuk memulai kegiatan dari yang offline ke online.

Lalu apa saja yang dibagikan?

  • Value entertainment    : 94%
  • Promote Causes    : 84%
  • Nourish relationships    : 78%
  • Self Fulfilment    : 69%
  • Define Identify    : 68%

Makara, apa alasannya?

  • Facebook   : 25% dari pengguna Facebook tidak harus repot mengatur privacy mereka
  • LinkedIn    : 2 orang/anggota baru akan bergabung dengan LinkedIn setiap detiknya
  • Youtube     : Jumlah pengikut Youtube lebih dari usia 18-34 tahun
  • Twitter       : 90% dari konten dihasilkan oleh 2% dari seluruh pengguna Twitter
  • Instagram   : Lebih dari 150 juta pengguna Aktif Instagram saat ini
  • Pinterest     : 50% dari pengguna pinterest mempunyai anak dan 80% dari sana yaitu pengguna wanita.

Cara apa yang digunakan untuk berbagi?

Anda:

  • 23% dari pengguna Facebook, akan mengecek akun mereka sebanyak 5 atau lebih per harinya
  • Pengunjung sosial media paling banyak berasal dari perangkat mobile, yaitu:

    – 94% Facebook Instagram

    – 54% Twitter Youtube

  • Terdapat 140 fotune dan 500 CEO di LinkedIn
  • Email masih menjadi rasanya CEO
  • 90% dari pengguna aktif email, akan menilik email mereka secara teratur

Perusahaan Anda:

  • Sebanyak 1M website telah terintegrasi dengan Facebook
  • 67% Follower Twitter jauh lebih mungkin untuk membeli produk daripada mereka yang kita ikuti atau Following
  • 85% orang akan lebih mudah berhubungan dengan bisnis ketika mengikut sosial media
  • 82% dari pembeli menyampaikan bahwa mereka percaya ketika melihat CEO sebuah perusahaan di sosial media

 

Tinggalkan komentar