Lakukan Ini Jika Ingin Brand Sesukses Go Pro!

”We’re not just a camera anymore. We’re an enjoyment platform for people around the world to watch.”

Go Pro, kamera pembuat video kualitas tinggi dengan genggaman yang simpel, ialah salah satu merk yang terbaik saat ini.

Senior Vice President dari divisi pemasaran Go pro – Paul crandell menyatakan bahwa anggota-anggota divisi pemasarannya telah membantu Go-Pro untuk menghasilkan aspirasi, bentuk konten singkat yang telah membantu legiun pelanggan untuk menangkap semua rekaman dari petualangan mereka, yang mereka bagikan secara online.

Pelanggan Go-Pro begitu terlibat terhadap siapa saja yang “iri” dengan hasil rekaman mereka, ini buktinya :

  1. Setidaknya kurang lebih 6000 video terupload dengan tag – Go Pro setiap hari.
  2. “GoProing” kini telah menjadi kata benda (dan hashtag di twitter) yang digunakan untuk mendeskripsikan petualangan mereka.
  3. 388 video dari “The athletes sponsored by GoPro “ telah mengumpulkan lebih dari 50 juta view masing-masing di Youtube.

Hal yang besar ini tumbuh dalam keterlibatan tanpa keraguan yang dibantu oleh perspektif Paulus – Dia melihat penggemar bergerak dari “selfie” yang menangkap diri mereka sendiri ke foto menjadi menangkap “self-adventure” video.

Keberhasilan Go-Pro yakni sebuah pandangan gres, terutama jikalau Anda seorang Marketer yang ingin mengubah pelanggan anda menjadi seorang penggemar yang ingin membagikan pengalaman mereka dengan brand Anda.

 Bagaimana Go Pro melaksanakan pendekatan UGC?

1. Mendistribusikan video terbaik penggunanya

Tidak hanya untuk memposting pengalaman terbaik dari penggunanya, Go Pro juga memberi hak untuk menciptakan video unik dengan konten yang inspiratif, editan yang menarik, dan postingan mereka yang mereka posting di Channel mereka sendiri untuk distribusi suplemen.

2. Melakukan kerjasama dengan atlet populer dan musisi

Go-Pro melakukan kerjasama dengan 130 lebih atlet profesional, serta musisi untuk menyampaikan sekilas pengalaman mereka biar semua tau bagaimana menjadi atlet skateboard, snowboard, ataupun rockstar yang profesional.

3. Melakukan kerjasama dengan brand travel

Go-Pro juga melaksanakan kerjasama dengan Travel Perjalanan, termasuk 17 Hotel Mariott di Caribbean dan Amerika Latin. Go-Pro menawarkan kamera GRATIS untuk tamu yang mendorong mereka untuk membagikan pengalaman berpetualang mereka selama menginap.

Pelajaran dari Go Pro untuk membantu kita menentukan strategi bisnis

Jika Anda ingin membuat konten untuk pengguna yang berfungsi untuk mendorong keterlibatan mereka dalam program marketing Anda, tanyakan pertanyaan-pertanyaan ini:

1. Bagaimana kita memposisikan brand kita untuk memciptakan komunitas pengguna yang antusias?

Go-Pro bukan Pabrik pembuat kamera, dia yakni platform untuk pelanggan yang ingin mengekspresikan gaya hidup digital mereka. Pikirkan kembali proposisi nilai perusahaan Anda di sekitar perspektif pelanggan Anda.

2. Brand embel-embel yang bagaimana yang bisa menjadi mitra kerjasama brand kami ?

Sama sperti Go-pro yang melakukan kerjasama dengan atlet dan hotel, berpikirlah mengenai bagaimana perusahaan Anda sanggup menemukan jalan yang kreatif untuk mengekspose nilai produk yang akan dibawa ke pasar gres.

3. Bagaimana kita bisa membantu pelanggan kami menemukan ketenaran mereka selama 15 menit?

Hargai pelanggan Anda dengan mendorong mereka untuk membuat konten perihal bagaimana mereka menggunakan produk Anda di kehidupan mereka, kemudian buat lebih menarik, dan tempatkan mereka di sentra perhatian dengan menyediakan distribusi diluar yang mampu mereka dapatkan sendiri.

4. Bagaimana brand mengikat passion karyawan untuk passion pelanggan?

Bagilah kisah karyawan Anda untuk memperlihatkan dongeng Brand Anda di kehidupan mereka (diluar kehidupan perusahaan). Karyawan Go-Pro yakni seorang petualang, penggemar olahraga, dan pengguna manufaktur Go-Pro. Pesan yang berhubungan dengan pelanggan yang hampir sama dengan mereka.

 

Tinggalkan komentar