Ini Resiko Jika Asal Membuat Diskon

Diskon, siapa yang tidak ingin mendapat diskon dikala membeli produk atau jasa tertentu? Pasti sangat antusias sekali bukan. Bagi Anda pemilik bisnis pastinya juga pernah memperlihatkan program diskon kepada pelanggan Anda. Ya, kegiatan diskon memang dinilai bisa meningkatkan omset penjualan bisnis. Tapi Anda harus hati-hati dalam membuat diskon, alasannya yakni mampu saja program diskon yang Anda buat justru beresiko untuk perkembangan bisnis Anda. Untuk mengatakan perhiasan insight kepada Anda, berikut tim Mebiso membahas Resiko JIka Asal Membuat Diskon:

1. Mengurangi Profit

Diskon tentunya memotong profit Anda. Jumlahnya tentu tergantung seberapa besar Anda menunjukkan diskonnya. Untuk itu sebelum Anda membuat diskon, perhitungkan dengan matang. Pertimbangkan dengan harga pokok dan margin serta komponen lainnya. Jangan hingga gara-gara ingin membuat pelanggan jadi loyal justru malah membuat Anda tak mendapat laba apa-apa

2. Menambah Effort

Jika Anda membuat diskon misalnya 10%, sebuah bisnis bisa saja memerlukan menjual produk 50% lebih banyak agar tetap bisa mempertahankan keuntungan yang sama. Akhirnya effort yang dikeluarkan pun jadi bertambah, misal frekuensi follow up jadi lebih “kencang”,  iklan promo terpasang dimana-mana. Seperti yang telah disebutkan di poin diatas, Anda harus mempertimbangkan dengan harga pokok dan margin serta komponen lainnya.

3. Pelanggan Mengira Produk Tak Berkualitas

Pernyataan yang seringkali kami temui dari konsumen terhadap sebuah brand yang selalu memberikan diskon adalah “pasti barangnya ga manis makanya di obral terus”. Nah ini jangan sampai terjadi pada bisnis Anda. Sangat disayangkan bukan bila kepercayaan pelanggan luntur gara-gara niat yang bahwasanya baik dari Anda.

4. Pelanggan Terbiasa Tak Membayar Penuh

Jangan memberikan diskon terlalu sering dan teratur, karena nantinya pelanggan Anda akan mengingat timingnya. Jika demikian pelanggan akan terus memanfaatkannya. Efek buruknya adalah pelanggan menjadi terbiasa membayar dengan diskon atau tak penuh membayar. Ini akan merepotkan Anda nantinya karena harus sering menghadapi “tawar-menawar” dengan pelanggan Anda.

Kini Anda sudah semakin sadar bahwasannya diskon juga bisa menjadi boomerang jika tidak dilakukan di waktu yang tepat. Jadi semakin berhati-hatilah untuk menentukan waktu dan bentuk diskon yang akan Anda adakan. Anda bisa menggunakan moment khusus untuk membuat diskon contohnya di moment ulang tahun bisnis Anda.

Bahkan alangkah baiknya jikalau Anda menambahkan nilai value dari produk atau jasa Anda kalau ingin meningkatkan loyalitas pelanggan Anda tanpa perlu mengurangi harga. Jika dilakukan dengan sempurna, pertambahan nilai value ini akan memperlihatkan kesan lebih kepada pelanggan Anda yang balasannya menjadi pelanggan yang loyal.

Sumber

 

Tinggalkan komentar