Ini Alasannya! Kenapa Kepribadian Berperan Menjadi Pondasi Seorang Sales

Menjadi seorang sales tentu saja bukan sekedar sanggup berkomunikasi dengan baik. Bukan juga sanggup membangun hubungan jangka panjang baik dengan customer, korelasi bisnis sampai dengan kompetitor sekalipun. Kepribadian setiap orang bisa mempengaruhi kemampuan mereka dalam berkomunikasi dengan orang lain. Dan kepribadian inilah yang harus dimaksimalkan oleh seorang sales dalam setiap acara mereka.

Seringkali kita menggunakan sebuah tes psikologi sederhana untuk menegtahui bagaimana keprbadian kita. Salah satu tesnya yaitu MBTI(Myers-Briggs Type Indicator). MBTI mempunyai kombinasi 4 abjad di setiap kepribadian yang tergambar pada seseorang. Dan ada 16 jenis kepribadian yang berbeda dimiliki oleh seseorang.

Beberapa tipe kepribadian cenderung menimbulkan seseorang sebagai sales yang baik dan kepribadian lainnya juga menjadikan seseorang sebagai sales yang kompeten.

Namun sebelum menjelaskan masing-masing kepribadian dan aspeknya menjadi penting bagi seorang sales. Kita bahas terlebih dulu populasi kepribadian di seluruh dunia.

1. Analysts

– INTJ 2.1%

– INTP 3.3%

– ENTJ 1.8%

– ENTP 3.2%

2. Sentinels

– ISTJ 11.6%

– ISFJ 13.8%

– ESTJ 8.7%

– ESFJ 12.3%

3. Diplomats

– INFJ 1.46%

– INFP 4.4%

– ENFJ 2.5%

– ENFP 8.1%

4. Explorers

– ISTP 5.4%

– ISFP 8.8%

– ESTP 4.3%

– ESFP 8.5%

Nah, Anda mungkin sudah erat dengan kepribadian Introvert dan Ekstrovert. Kita akan coba bahas satu persatu:

1. Introvert (50,7% dari populasi)

Mereka yakni pribadi yang cenderung hening dan pendiam. Mereka umumnya lebih suka berinteraksi intensif hanya dengan beberapa sahabat dekat daripada dengan menentukan dengan banyak orang, dan mereka mengeluarkan energi dalam situasi sosial, dan memperoleh energi dikala menyendiri.

2. Ekstrovert (49,3% dari populasi)

Mereka biasanya merasa termotivasi melalui interaksi dengan orang lain. Mereka cenderung untuk menikmati jaringan perkenalan yang luas, dan mereka menerima energi dalam situasi sosial.

Nah, jika Anda adalah seorang sales dengan kepribadian yang cenderung introvert, cobalah…

  1. Minta rekan kerja untuk tidak mengganggu Anda ketika Anda bekerja
  2. Meminta waktu untuk merampungkan peran yang membutuhkan konsentrasi tinggi
  3. Melakukan banyak pekerjaan yang tidak membutuhkan Anda untuk pergi bertemu dengan banyak orang
  4. Memastikan orang tahu bahkan Anda hanya bisa bekerja dikala mereka tidak membuat gaduh
  5. Melakukan diskusi mendalam dengan pelanggan

Namun, jika Anda seorang ekstrovert, cobalah…

  1. Berbicara secara langsung atau melalui telpon dengan calon pelanggan
  2. Anda bisa memakai kontak mata langsung dengan pelanggan
  3. Menjaga setiap ilustrasi diskusi dengan anutan yang luas
  4. Mengajak rekan kerja untuk melakukan brainstorming atau berdiskusi ihwal sebuah pekerjaan.

Lalu bagaimana dengan penerimaan dan memproses informasi?

1. Intuisi (26,7% dari populasi)

Cenderung lebih abstrak. Mereka fokus pada gambaran besar daripada detail, dan kemungkinan masa depan daripada realitas yang ada.

2. Sensing (73,3% dari populasi)

Mereka yaitu pribadi yang cenderung lebih menyukai hal faktual daripada absurd. Mereka memusatkan perhatian mereka pada detail daripada gambaran besar, dan realitas eksklusif daripada kemungkinan masa depan.

Nah, jika Anda seorang sales yang berintuisi tinggi, maka…

  1. Anda akan memahami produk perusahaan dan membantu pelanggan menemukan solusi dengan produk tersebut
  2. Anda akan memberikan manfaat jangka panjang produk kepada pelanggan lebih dulu daripada hal lainnya
  3. Anda mempunyai seni manajemen untuk menjalankan proses Anda tersebut

Namun, jika Anda merupakan sales dengan kepekaan yang tinggi, maka…

  1. Anda akan membahas lebih banyak fakta faktual
  2. Anda akan fokus pada langkah simpel berikutnya sehabis penawaran yang Anda berikan
  3. Anda mempunyai planning atau garis waktu yang pasti untuk menjalankan taktik penjualan yang sudah buat

Lalu, bagaimana Anda membuat keputusan di dalam hidup Anda?

1. Thinking (40,2% dari populasi)

Pribadi yang cenderung lebih menilai menurut kriteria obyektif daripada kriteria pribadi. Ketika membuat keputusan, mereka umumnya mengatakan bobot yang lebih pada nalar daripada pertimbangan sosial.

2. Feeling (59,8% dari populasi)

Anda merupakan pribadi yang cenderung menghargai pertimbangan pribadi dalam mengambil keputusan. Umumnya mereka sering lebih mengutamakan implikasi sosial daripada kecerdikan.

Nah, jika kamu adalah seorang sales yang lebih banyak berpikir, maka…

  1. Anda bisa terus mendukung apa yang diinginkan pelanggan Anda, dengan terlebih dulu mengevaluasi penawaran Anda
  2. Menunjukkan manfaat nyata dari produk dan layanan yang Anda tawarkan
  3. Anda harus berpikir logis wacana harga yang Anda berikan

Namun, jika Anda seorang yang lebih perasa, maka…

  1. Anda bisa fokus pada janji Anda dengan calon pelanggan
  2. Mengenali dan mendukung apa yang diperlukan pelanggan
  3. Menunjukkan dampak positif dari apa yang Anda tawarkan
  4. Hindari setiap bentuk perdebatan yang kemungkinan terjadi ketika adanya tawar menawar

Jika dilihat dari cara Anda menjalani hidup, menyerupai apakah Anda bantu-membantu?

1. Judging(54,1% dari populasi)

Anda ialah pribadi yang cenderung untuk merencanakan aktivitas mereka dan membuat keputusan di awal. Mereka mengontrol melalui prediktabilitas.

2. Perceiving(45,9% dari populasi)

Anda menjadi orang yang Cenderung menahan pendapat dan menunda keputusan, lebih memilih untuk “menjaga pilihan mereka tetap terbuka” sehingga bisa berubah sesuai kondisi.

Lalu, bagaimana dengan Anda yang lebih mendominasi kepribadian judging sebagai seorang sales?

  1. Anda akan mempunyai tujuan atau acara untuk interaksi Anda dengan orang lain
  2. Anda bekerja sesuai timeline yang sudah Anda buat
  3. Anda juga selalu siap menghadapi aneka macam kemungkinan yang dapat mengubah pikiran Anda

Namun, jika Anda merupakan sales yang perceiving, maka…

  1. Anda akan mempertimbangkan setiap info yang muncul dan mempengaruhi semua aspek penjualan
  2. Anda akan lebih banyak merampungkan peran di menit-menit terakhir deadline
  3. Anda perlu menjadwalkan pertemuan dengan waktu yang lebih lama dari yang Anda perkirakan

Setiap kepribadian dengan keunikannya masing-masing akan membuat seorang sales dapat meningkatkan keuntungan mereka. Misalnya saja…

1. Seorang introvert akan menjadi sales yang sangat baik

  • Mereka akan mempelajari setiap produk yang akan ditawarkan, sehingga mereka akan banyak tahu apa kekuatan dan kelemahan produk untuk calon pelanggan mereka.
  • Introvert akan mempersiapkan setiap persentasi dan mengantisipasi kemungkinan gagal dalam penyampaian
  • Mereka yaitu pribadi yang bisa menajdi pendengar yang baik untuk pelanggan
  • Mengetahui siapa pelanggan ideal atau calon pelanggan potensial bisnis mereka dengan baik
  • Mereka akan mempertimbangkan nilai jangka panjang setiap pelanggan
  • Menonjolkan kemampuan untuk membangun hubungan jangka panjang yang mendalam dengan potensial customer

2. Seorang Ektrovert akan menjadi sales yang mahir

  • Mereka pintar bertemu dengan orang gres, membangun networking dan menciptakan koneksi bisnis
  • Sangat nyaman melaksanakan komunikasi via telpon untuk mengobrol dengan pelanggan
  • Mereka akan lebih baik dalam menangani penolakan
  • Cepat beradaptasi dengan tuntutan sasaran penjualan yang diberikan
  • Mereka bisa pribadi menemukan kesamaan dan membangun hubungan baik dengan calon pelanggan potensial

Lalu, apa bahu-membahu kunci menjadi seorang sales yang sukses?

Tidak ada kunci yang pasti, sebab cara ini berlaku untuk semua sales. Memahami jenis pelanggan dan memanfaatkan potensi di dalam diri berupa kepribadian kita menjadi sebuah laba dalam menjual produk.

Sebab setiap oang bisa sukses dalam usaha penjualan mereka. Mereka akan mengambil kekuatan dari kepribadian mereka yang unik dan memanfaatkannya untuk membangun karir sales mereka.

Tinggalkan komentar