Everything Rises And Falls On Leadership

Dick dan Maurice bersaudara berhasil menciptakan sebuah restoran yang yummy, mempunyai pelayanan yang cepat dan ramai oleh pengunjung, restoran ini juga menghasilkan pemasukan yang sangat elok. Di tahun 1950 an penghasilan restoran mereka $350.000 dengan keuntungan bersih $100.000 setiap tahun.

Kemudian mereka berusaha melebarkan bisnis dengan membuka waralaba, setelah di coba beberapa tahun, hanya beberapa gerai bertambah, dan boleh dibilang upaya mereka gagal. Sampai kesudahannya mereka mengajak Ray Kroc bergabung. Dengan bermacam-macam pandangan gres cemerlang dan kerja keras, Ray Kroc berhasil mengembangkan ratusan gerai di Amerika hanya dalam waktu beberapa tahun, dan selanjutnya dia membuat  restoran ini membuka ribuan gerai di negara lain, bahkan hingga sekarang telah lebih dari 30.000 gerai restoran di sekitar 120 negara. Nama restoran itu yaitu Mc Donald, Ray Kroc yakni pemimpinnya yang jauh melebihi kepemimpian Dick dan Maurice sang founder.

Ketika perusahaan kendaraan beroda empat Chrysler di ambang kebangkrutan, ada CEO gres yang berhasil menyelamatkan dan menciptakan bukan hanya bisnis selamat, tapi juga nilai saham Chrysler melambung hingga hampir 3 kali lipat, CEO tersebut yakni Lee Iacocca, orang yang sebelumnya juga sempat memimpin dan menciptakan Ford menjadi pemimpin otomotif.

Di Indonesia ada Stanley S. Atmaja yang berhasil membawa Adira Finance selamat dalam krisis 1998, dengan merubah fokus bisnis dari pembiayaan kendaraan beroda empat ke motor. Bahkan Stanley juga melaksanakan quantum leap yang membawa bisnis Adira terus menembus batas.

Sebuah negara kecil yang minim sumber daya bahkan mengajukan diri untuk bergabung dengan negara tetangganya yang lebih besar, dan di tolak oleh tetangganya tesebut. Akhirnya bermetamorfosis negara maju dengan ekonomi sangat besar lengan berkuasa. Lee Kuan Yew, sosok yang memimpin negara tersebut dalam merubah nasibnya, tentu Anda tahu Singapura yaitu nama negaranya.

Di kurun ekonomi dengan penuh tantangan kini ini, tentu lebih gampang menyalahkan kondisi luar bila bisnis kita mengalami beragam tantangan. Dollar yang melambung, PHK disekitar dan lemahnya perembesan anggaran pemerintah dan segala hal lainnya menjadi kambing hitam yang mudah kita persalahkan.

Berkaca pada dongeng-cerita diatas, pada kesudahannya kita harus menyadari bahwa sang pemimpinlah yang paling bertanggung jawab. Daripada berpikir negatif dan terus menyalahkan pihak luar, tentu lebih baik bila kita mencari cara-cara kreatif untuk menciptakan bisnis kita terus bertumbuh. Karena kepemimpinanlah yang menjadi kunci untuk membawa bisnis kita sanggup melewati bermacam-macam tantangan dan tumbuh menjadi pemenang.

Sayapun ingat kalimat dari seorang hebat kepemimpinan Jhon C. Maxwell “Everything rises and falls on leadership”. Jika segala hal naik dan jatuh karena kepemimpinan, jadi siapa yang paling bertanggung jawab dalam bisnis kita?

 

Sumber:

Tulisan inspiratif ini ditulis oleh bapak Mustofa Romdloni di blog eksklusif ia http://mustofaromdloni.blogspot.com/

 

 

Baca artikel menarik lainnya:

Cara Menjadi Kaya Melalui Affiliate Marketing

Cara Menemukan Passion dan Meningkatkan Motivasi Kerja Paling Ampuh

Cara Mengumpulkan Database Email Visitor Blog dengan Praktis

Tinggalkan komentar