Berawal Dari Sekedar Mimpi Sejak Kecil, Kini Kehidupan Ibu Karlin Telah Sukses Bersama Mahkotaku.Com

Tidak banyak perempuan yang mau bermimpi dan memperjuangkan mimpinya hingga meraihnya. Keinginan Ibu Karlin(39) semenjak kecil memang terkesan mengada-ada, mulai dari keinginannya yang hanya bisa berkomunikasi dari kamar saja, melakukan banyak hal dan bahkan berkomunikasi dengan banyak orang dari seluruh duni tanpa perlu pergi ke negara tersebut. Dan keinginan ini mampu ia wujudkan semenjak ia bertemu dengan sebuah teknologi yang sanggup mengubah dunia, yaitu internet. Kini Ibu Karlin yang merupakan lulusan Magister Akuntansi dari salah satu sekolah tinggi Tinggi Swasta di Surabaya ini sukses menjadi seorang pebisnis online di Indonesia. Melalui internet, kini ia bukan hanya bisa berkomunikasi dengan banyak orang, tapi juga menghasilkan pundi-pundi rupiah dari dalamnya. Dan berikut ini ialah sepenggal kisah dari Ibu yang sangat suka membaca buku ini.

Lalu apa yang membuatnya bisa hingga pada titik ini? Berikut ini cuplikan singkat dongeng sukses Ibu karlin.

Bisa diceritakan awal mula menjadi seorang entrepreneur dan Apa pengorbanan terbesar Anda untuk menjadi enterpreneur?

Setiap hari saya rajin searching wacana apa saja. Sampai kesudahannya saya ingin mendapat penghasilan dari internet. Waktu itu saya sangat semangat dan rajin menciptakan blog gratisan dengan topik resep masakan. Belajar secara otodidak ditemani dengan ‘Mbah Google’ sangat mengasyikkan.

Seringkali melihat orang lain’pamer’ uang mengalir ke rekeningnya alasannya ialah bisnis online membuat saya semakin penasaran ingin tahu bagaimana caranya. Rajin membeli ebook tutorial dan mengikuti beberapa Kursus Online Internet Marketing yaitu pilihan tepat bagi saya waktu itu.

Pengorbanan terbesar saya yakni menghabiskan banyak waktu didepan komputer atau laptop untuk berguru banyak hal ihwal internet marketing. Saya begadang tiap malam. Siang hari diluar jam kerja saya juga banyak menghabiskan waktu didepan komputer.

Bisnis Mahkotaku.com ini bisnis yang ibarat apa sih Bu?

Produk pertama yang saya jual secara serius adalah Sabun Mahkota kesehatan (Mahkota Sereh). Produk kedua yang kemudian sukses juga yaitu Sabun Pemutih Kulit Mahkota Indah. Saya berjualan Sabun Mahkota Indah ini atas permintaan beberapa customer. Karena mereka dapat harga yang sangat mahal sehingga meminta saya untuk jualan juga dengan harga yang lebih murah dan produk original. Produk utama saya 2 sabun Mahkota sehingga saya buat toko online MAHKOTAKU. Tadinya maunya MAHKOTA karena sudah ada yang memiliki domain tersebut sehingga saya gunakan nama MAHKOTAKU.COM.

Saya sebagai supplier sabun sehingga tidak memproduksi sendiri sabun tersebut. Saya ngambil pribadi dari pabrik sehingga harga lebih murah. Kalau ada produsen sabun yang kualitasnya bagus ingin kerja sama dengan saya silahkan menghubungi saya.

Apa latar belakang berdirinya bisnis yang Ibu miliki ini?

Saya dosen akuntansi yang kebetulan suka dunia internet marketing. Saya sering memotivasi mahasiswa saya untuk berani memulai berbisnis. Berbisnis online tanpa modal itu menurut saya paling tepat untuk mahasiswa. Misalnya jualan online dengan system dropshipping tentunya tidak perlu modal untuk stock barang. Saat itu saya berikan training gratis untuk mahasiswa. Saya tidak ingin berteori dalam mengajarkan berbisnis online terutama untuk bahan Cara Dagang Online Tanpa Modal. Kalau saya tidak pernah jualan online tapi mengajarkan caranya pastilah hanya teori saja. Akhirnya saya mulai jualan online.

Saya belum mempunyai produk ketika itu. Suatu hari seorang sahabat memperlihatkan sabun Mahkota Sereh katanya khasiatnya bagus laku. Saya tidak tertarik untuk membelinya. Tapi saya tertarik untuk menjadi agen. Singkat kisah, saya memulai dengan membeli 1 koli Sabun Mahkota Sereh ( 36 lusin ) alasannya saya ingin tanpa modal jadi saya cari investor yang mau membeli sabun itu dan saya yang memarketingkannya.

Sabun Mahkota Sereh tidak dikenal diinternet. Bahkan pencarinyapun nol. Kaprikornus saya berusaha mengedukasi calon customer supaya mereka yakin dan mau menggunakan Sabun Mahkota Sereh.

Proses ini sangat melelahkan. Pada bulan-bulan awal menjalankan dagang online ini saya begadang tiap malam. Siang hari diluar jam kerja saya habiskan waktu didepan komputer untuk mengoptimasi website dan beberapa blog yang ada Sales Page Sabun Mahkota Sereh. Anak-anak saya kadang hingga protes, “Mama bila diajak bicara niscaya masih melihat komputer”

Lalu bagaimana cara Anda memasarkan bisnis ini?

Saya memasarkan produk saya secara online dan offline. Tapi lebih fokus ke pemasaran online. Saya marketingkan melalui toko online, website, blog gratisan, iklan gratis, social media, BBM dan media lainnya yang tersedia di internet.

Customer dan reseller saya tersebar ke seluruh Indonesia. Orderan datang dari kota besar hingga kota-kota kecil di Jawa maupun luar Jawa menyerupai Kediri, Madiun, Bekasi, Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makasar, Sangatta, Aceh, Papua, Bau-Bau, Pangkalan Bun, Ambon, Pangkal Pinang….wah berbagai jikalau harus disebutkan….yang terang hampir seluruh kota di Indonesia. Bahkan kadangkala ongkos kirimnya lebih mahal dari harga produknya alasannya ialah jauhnya tujuan pengiriman namun mereka masih rajin order.

Produk yang paling diminati yaitu produk pemutih kulit. Banyak orang yang mendambakan kulit putih bercahaya. Mereka yang kulitnya kurang putih ingin menjadi putih dan yang sudah putih ingin lebih putih lagi.

Apa sih prestasi terbaik yang pernah Anda raih selama menjadi enterpreneur ini?

Prestasi terbaik saya yaitu mendapat kepercayaan yang tinggi dari Customer dan reseller. Kadangkala customer/reseller mendapat ajuan harga lebih murah ditempat lain tapi mereka nggak berani order sehingga tetap menentukan order di Mahkotaku.com

Pengalaman paling berkesan apa yang pernah Anda alami selama menjalankan bisnis ini?

Kadang terjadi salah kirim orderan. Saya minta untuk dikirim balik untuk ongkos kirimnya saya yang tanggung. Tapi kebanyakan mereka malah membelinya alasannya yaitu ingin mencoba digunakan atau dijual sehingga tidak mau mengembalikannya malah membelinya. Wah, salah kirim ternyata bisa meningkatkan omset. Tapi jangan dijadikan trik ya…sengaja salah kirim bisa menurunkan kepercayaan customer/reseller lho….

Tantangan dan kendala yang pernah anda hadapi dan bagaimana Anda mengatasinya?

Tantangan yang pernah saya hadapi yakni kehilangan website yang sudah page one Google dan di website tersebut ada beberapa Sales Page produk-produk saya. Solusinya, saya membuat website gres dan mengoptimasi lagi dari awal.

Apa rencana ke depan yang akan Ibu lakukan untuk menyebarkan bisnis?

Saya ingin produk utama tetap produk sabun kecantikan/kesehatan dan semakin banyak varian sabun yang saya jual. Customer dan reseller sudah mengenal saya sebagai supplier sabun sehingga disaat mereka butuh sabun merk tertentu akan tanya ke saya. Seandainya saya tidak punya merk yang diminta mereka akan minta saya untuk mencarikannya. Saya juga ingin memproduksi sabun sendiri suatu hari nanti.

Siapa tokoh yang jadi motivasi Anda atau apa Quote yang paling berkesan bagi perjalanan anda sebagai Enterpreneur?

Saya terinspirasi oleh Anne Ahira, pebisnis online yang sukses ini memulai karirnya dari nol ihwal internet marketing. Karena rajin berguru dan praktek kesudahannya beliau sukses atas ijin-Nya.

Saran terbaik yang sanggup anda berikan seputar dunia enterpreneur?

Lakukan dan realisasikan saja kini, ide-ide kreatif yang Anda miliki tidak perlu menunggu tepat. Karena didunia ini tidak ada yang tepat, kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Kekurangan dan kesalahan bisa diperbaiki sambil terus melaksanakan.

Bisnis online yaitu bisnis kepercayaan. Bangunlah kepercayaan (trust) calon customer Anda. Jika mereka sudah percaya dengan Anda maka akan rajin mentransfer uangnya ke rekening Anda.

Menurut Anda penting tidak sebuah toko online mempunyai toko fisik atau offline atau sebaliknya?

Toko online mempunyai toko offline baik juga. Kendalanya biasanya pada mahalnya uang sewa. Sementara Toko Offline bila mempunyai Toko Online sangat baik. Pada masa internet ibarat ini belanja online semakin marak. Toko Online dan Toko Offline perlu dipisah manajemennya semoga hasilnya optimal.

Bagi Anda apa yang menjadi tolak ukur sebuah bisnis bisa dikatakan siap untuk Go Online?

Saya rasa setiap bisnis siap untuk Go Online. Produk berupa jasa atau produk fisik semua siap untuk dijual online. Saya dulu sering iseng-iseng melaksanakan tes jualan macam-macam produk ternyata laku. Hanya saja bila ingin serius fokuskan pada produk tertentu diawal. Produk utama saya Sabun Kesehatan dan produk-produk kecantikan dan pernah saya tes jual Trasi Bangka, ternyata laku juga. Hanya saja seruan tidak tinggi alasannya list building yang saya lakukan yakni untuk sasaran market produk pemutih dan kecantikan.

Bagi Anda keahlian apa saja yang harus dimiliki oleh seorang pebisnis online agar bisa berkembang?

Yang pertama, belajarlah internet marketing, meskipun hanya sedikit. Untuk mengerjakan hal-hal teknis bisa menggunakan tenaga outsourching namun Anda juga harus mengetahui role internet marketing.

Yang kedua, focus dan jaga semangat. Bisnis online sama halnya dengan bisnis offline lainnya. Ini real bisnis meskipun kerjanya dipermudah dengan internet tapi banyak hal yang memang harus dikerjakan secara rutin.

Apa kebiasaan pagi yang selalu Anda lakukan untuk memulai hari?

Berdoa. Manusia berusaha segiat apa pun tapi yang menentukan kesannya yaitu Allah SWT. Kaprikornus pilihan yang tepat yakni berdoa supaya Allah menyebabkan hasil yang baik untuk setiap usaha yang telah dilakukan dengan maksimal. Setelah itu saya login ke setiap toko online untuk merekap orderan yag masuk.

Saya juga suka mengamati bisnis orang lain yang sudah sukses. Mereka mempunyai cara-cara khusus yang tidak dilakukan kompetitornya sehingga memenangkan persaingan. Cara-cara khusus itu yang saya cari dan pelajari. Inilah yang sering saya lakukan untuk mencari wangsit untuk bisnis saya.

Ketika Anda mengalami kegagalan, apakah hal yg membuat Anda berdiri?

Tujuan dan harapan saya. Pastikan sebelum memulai berbisnis Anda memiliki tujuan dan keinginan yang besar meurut Anda.

Wah, terima kasih banyak Ibu Karlin untuk sepenggah kisah yang sangat menginspirasi. Semoga bisa disambung di kesempatan yang lain. 🙂

Tinggalkan komentar