9 Cara Menekan Anggaran Pemasaran Pada Bisnis Anda

Dalam sebuah bisnis, proses pemasaran tentu saja membutuhkan banyak biaya. Salah satunya digunakan untuk membuat iklan, mengirim surat penawaran dan lain sebagainya mengenai produk atau jasa yang dijualnya. Pada awal berdirinya sebuah bisnis, tidak jarang modal yang ada akan cepat habis hanya alasannya tidak sanggup menekan biaya untuk proses promosi bisnis. Ini akan berdampak jelek bagi proses selanjutnya. Lalu bagaimana cara menekan atau mencegah pengeluaran berlebih untuk proses pemasaran? Berikut ini ialah 9 cara untuk menekan anggaran pemasaran pada bisnis Anda:

1. Menggunakan iklan pada banyak media

Promosi adalah penggalan dari pemasaran sebuah bisnis. Banyak cara yang bisa digunakan untuk mempromosikan produk atau jasa Anda. Tapi saat Anda ingin menekan biaya pemasaran bisnis menjadi lebih ringan, cobalah untuk mempromosikannya di berbagai sosial media. Selain alasannya disediakan secara gratis, sosial media juga merupakan wadah yang pas untuk bisnis kecil mempromosikan bisnisnya. Masyarakatpun sudah sangat akrab dengan sosial media mirip Facebook, Twitter, Youtube dan lain sebagainya. Ini artinya peluang Anda dalam memasarkan dan memperkenalkan produk Anda menjadi sangat gampang.

2. Jangan terlalu banyak cara

Tertalu banyak pebisnis yang mempromosikan bisnis mereka dengan banyak cara. Alasannya bukan alasannya ingin mencapai target dalam pemasaran, namun alasannya yaitu rasa bosan terhadap cara promosi mereka saat ini. Ketika Anda mempromosikan melalui media cetak, pastikan iklan itu dalam beberapa waktu saja. Dan jangan mempromosikannya pada media cetak yang berbeda dalam jangka waktu yang bersamaan. Ini akan membuat Anda mengeluarkan banyak biaya untuk cara yang sama.

3. Makara diri sendiri

Terkadang kita mempunyai kiblat desain promosi kepada perjuangan lain yang terlihat jauh lebih sukses. Anda bisa saja mencar ilmu bahkan menciptakan yang seperti itu. Tapi saat mereka menggunakan cara promosi yang mahal dan glamor, Anda tidak disarankan untuk mengikuti menyerupai mereka. Memproduksi literatur yang terlalu glamor untuk tujuan promosi produk atau jasa itu yakni hal yang sia – sia dan buang – buang uang. Cobalah berkreasi dengan ide Anda sendiri.

4. Gunakan literatur produk

Salah satu duduk kasus yang biasanya muncul dalam proses promosi yakni bagaimana mempromosikan produk tunggal Anda ke pasar yang berbeda. Setiap pasar mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berbeda, hal tersebut juga sama dengan cita-cita konsumen yang berbeda – beda. Tapi jika berbicara anggaran, Anda tentu tidak ingin mengeluarkan anggaran yang banyak demi memenuhi semua kebutuhan pasar yang berbeda – beda. Solusinya yakni dengan menciptakan brosur yang bisa disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Beberapa potongan dari brosur atau iklan bisa Anda gunakan lagi, seolah-olah latar belakang perusahaan, spesifikasi produk, layanan, fitur produk dan lain sebagainya. Namun ada juga yang memang harus Anda sesuaikan dengan kebutuhan pembaca atau pasar, mirip manfaat produk kepada pengguna.

5. Gunakan artikel lama untuk menambah literatur penjualan

Beberapa manajer pemasaran menuntut para staff marketing untuk terus menghasilkan aneka macam konten yang bisa menunjang proses promosinya. Dan staff IT menginginkan warta yang rinci mengenai fitur teknik yang ada. Hal ini tentu akan sangat menghabiskan banyak waktu dan biaya untuk menciptakan artikel mengenai produk dan jasa yang sama. Solusinya, Anda bisa menggunakan artikel lama yang dirombak atau diadaptasi dengan kebutuhan. Anda bisa mulai membuat beberapa artikel yang berhubungan dengan bisnis Anda dan teknologi yang Anda gunakan, dan meletakkannya pada jurnal yang sesuai. Artikel mirip ini bisa Anda gunakan sebagai literatur untuk promosi Anda.

6. Mengeksplorasi sumber daya yang murah

Ide kreatif bisa muncul dari mana saja, salah satunya dari karyawan Anda sendiri. Anda bisa mengajak karyawan Anda untuk berdiskusi dan menemukan banyak sekali wangsit – wangsit kreatif. Anda tidak perlu lagi membayar pandangan baru dari luar untuk menghasilkan ide kreatif bagi promosi Anda. Anda bisa menggunakan segala kemampuan yang dimiliki dari dalam perusahaan Anda. Bayangkan saja Anda bisa mendapat pandangan gres dari orang dalam perusahaan Anda, mendesain iklan sendiri, mengambil gambar produk sendiri dan lain sebagainya. Hal ini tentu saja akan membantu Anda menekan biaya bagi promosi bisnis.

7. Lakukanlah sendiri

Jika Anda menginginkan penekanan biaya yang besar pada proses promosi Anda, mulailah untuk melakukan segalanya sendiri. Ini bukan berarti Anda tidak membutuhkan bantuan dari orang lain. Namun untuk beberapa peran yang bisa Anda lakukan sendiri, maka coba lakukanlah sendiri. Anda memang membutuhkan beberapa santunan dari seorang penasehat atau seseorang yang hebat pada bidang tertentu. Tapi selagi Anda bisa melakukan semuanya sendiri, maka lakukanlah. Simpan uang Anda untuk keperluan yang lain, daripada harus Anda keluarkan untuk membayar jasa seorang manajer pemasaran atau seorang ajudan bagi bisnis Anda.

8. Maksimalkan konten yang ada

Ketika bisnis Anda mempunyai sebuah website untuk menunjang proses promosi yang dilakukan, Anda juga harus memaksimalkan konten yang ada, seolah-olah teks, gambar, layout, dan foto. Karena biasanya beberapa dari dari mereka sering dapat diangkat atau digunakan kembali dalam karya lainnya. Ini bisa dilakukan untuk mengurangi biaya kreatif. Anda bisa menyimpan layout agresif, sketsa thumbnail, judul atau konsel yang pernah ditolak pada suatu proyek dan menggunakannya pada masa yang akan tiba.

9. Bayar vendor Anda sempurna waktu

Mengapa Anda harus membayar vendor Anda tepat waktu? Hal ini akan membantu menghemat uang dengan mendapatkan potongan harga atau diskon dan menghindari denda keterlambatan. Hal ini juga akan membawa laba lebih bagi Anda yang membayar sempurna waktu, yaitu mendapatkan layanan yang lebih baik dan harga yang lebih murah di masa – masa depan.

Tinggalkan komentar