7 Pelajaran Hidup Dari Sebuah Perjalanan Wirausaha

Setiap orang atau setiap pemilik usaha tentu memiliki perjalanan dan alur cerita bisnis yang berbeda. Ada yang memang memiliki jalan yang dirasa mudah dan membuatnya sukses dengan cepat, namun ada pula wirausaha yang harus mengalami jatuh bangun dalam membangun bisnisnya. Ini membuktikan bahwa menjalani sebuah usaha baik bisnis ataupun usaha yang lain akan mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman dalam hidup pelakunya. Begitupula yang dialami oleh John Rampton, seorang pengusaha dan redaktur pelaksana dari sebuah situs berita search engine marketing, yaitu Search Engine Journal. Ia juga menjadi seorang pendiri dari Palo Alto yang berpusat di California. Menjadi seorang pengusaha dan juga penasihat dan investor untuk sebuah mesin SEO, ia mempunyai banyak pelajaran dan pengalaman hidup yang ingin dibaginya kepada para pembaca. Apa saja itu? Ini dia ulasannya:

1. Inovasi mampu menjadi sangat sederhana

Menjadi seorang yang tidak hanya berjalan pada satu usaha, John Rampton mengalami masa dimana ia berfikir untuk mengembangkan sesuatu yang belum pernah ia lakukan sebelumnya dalam waktu yang tidak sebentar. Sementara itu, ia sendiri mencicipi bahwa pundak-membahu sebuah inovasi dan pandangan gres yang akan dilakukan untuk mengembangkan sesuatu bisa dibentuk secara lebih sederhana dari apa yang dibayangkan. Baginya sebuah kesuksesan bukan hanya mampu terbentuk dari inspirasi besar dan hebat, tapi dari kesederhanaan ia bisa membuat sebuah inovasi yang membuatnya sukses.

2. Menguji inspirasi lebih cepat

John Rampton bukan hanya seorang pengusaha, tapi ia juga seseorang yang telah melahirkan berbagai macam pandangan gres untuk semua hal yang ia lakukan. Melahirkan sebuah ide dan membentuknya menjadi sebuah inovasi bukanlah hal yang simpel. Ia akan banyak merenungkan, dan menganalisis setiap aspek dan mencoba untuk menebak dan memperkirakan setiap untung dan rugi dari inspirasi yang ia miliki. Namun sesudah itu ia kerjakan, ia menyadari bahwa sebuah wangsit tidak akan berarti apapun tanpa adanya aksi yang faktual dari dirinya sendiri. Realisasi sebuah wangsit tidak seharusnya menghabiskan banyak waktu, karena menurut pengalaman beberapa orang apa yang terjadi di lapangan tidak semuanya sesuai dengan apa yang direncanakan. Itu sebabnya John Rampton menunjukkan saran untuk melakukan setiap wangsit yang muncul dengan segera. Tanpa menunda atau menunggu waktu lama sekedar meyakinkan diri sendiri bahwa ilham tersebut baik dan menguntungkan.

3. Membuat sebuah planning jangka pendek dan segera menyesuaikan diri

Sebagai pemilik bisnis apapun, terkadang kita dituntut untuk sanggup menuliskan apa planning, sasaran dan tujuan yang akan dicapai selama beberapa tahun ke depan. Itu tentu saja tidak salah, namun perlu kiranya kita juga menciptakan sebuah planning jangka pendek, menyerupai sasaran yang akan dicapai dalam beberapa bulan kedepan. Ini bertujuan untuk lebih mengkodisikan waktu yang ada. Karena menurut John Rampton, sebaiknya sebagai seorang pemilik usaha tidak membuang – buang wkatu yang berharga untuk menyusun sebuah planning yang bisa ditimpa dengan suatu keadaan yang terperinci akan berubah.

4. Work hard, Play hard

Siapapun yang menentukan menjadi seorang enterpreneur atau wirausahawan akan terang mengatakan, bahwa waktu dan tenaga mereka akan sepenuhnya tercurah bagi bisnis yang sedang mereka bangun. Bagi John Rampton pun ini sangat diiyakannya. Orang yang tidak mengerahkan segenap waktunya bagi bisnisnya, bisa dikatakan bukan seorang pengusaha yang serius. Itu sebabnya banyak pengusaha terutama yang gres memulai membuka bisnisnya untuk memberikan segenap waktu dan tenaganya untuk bisnisnya.

Namun menjadi wirausahawan bukan berarti Anda harus mengorbankan setiap kesenangan Anda sebagai makhluk sosial yang membutuhkan waktu untuk bersosialisasi dengan orang sekitarnya. Mereka harus meluangkan waktu untuk memenuhi kebutuhan batiniah mereka sebagai seorang yang menjadi kepingan dari masyarakat. Ini artinya keseimbangan antara kerja keras dan kesenangan haruslah seimbang.

5. Ini bukan hanya wacana Anda

Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, bahwa sebagai seorang enterpreneur, ia juga masih menjadi pecahan dari masyarakat yang membutuhkan waktu untuk bersosialisasi dengan sekitarnya. Sebagai seorang wirausahawan, kita juga diberi kesempatan untuk meluangkan waktu untuk melayani dan membantu orang lain. Terlalu fokus pada bisnis dan segenap wangsit – ide didalamnya akan menciptakan kita berfikir, hanya ada saya, saya dan saya didalamnya. Ini bisa menjadi lebih buruk dikala Anda berencana untuk menjalin sebuah networking atau kekerabatan dengan orang lain. John Rampton selalu mencari kesempatan untuk sanggup membantu orang – orang dalam banyak sekali hal. Ini yang membuatnya merasa lebih baik dan tentu saja merasa jauh lebih mudah dalam menjalankan bisnisnya. Dan tentu saja menolong seseorang harus dengan hati yang ikhlas. Ia bahkan memaksa dirinya untuk tidak sedikitpun meminta atau mengharapkan imbalan dari setiap derma yang ia berikan.

6. Fokus pada yang dikerjakan

Untuk menjadi sukses, seorang wirausahawan harus benar – benar fokus pada apa yang sedang dan akan ia kerjakan. Johm Rampton pun telah menetapkan sekitar 2 tahun untuk lebih fokus pada satu hal dan menempatkan sebagian besar waktunya pada usaha pengembangan keterampilan yang ia kerjakan. Kita sebagai pemilik bisnis juga harus terus mau berguru dan berlatih lebih banyak untuk mengembangkan keahlian dan potensi yang ada di dalam diri kita sebagai seorang wirausaha. Ini akan membuat kita lebih mudah dalam menggapai sukses.

7. Rayakan setiap kemenangan kecil Anda

Setiap kemenangan atau prestasi sekecil apapun dalam bisnis perlu untuk dirayakan dan diberi apresiasi. Sekalipun hanya berupa kebanggaan dan ucapan terimakasih dari pelanggan, sebagai pemilik usaha kita harus sanggup mengapresiasikan hal tersebut. Karena kita harus sadar betapa sulitnya membangun sebuah perusahaan, dan begitupula dikala menjalankannya. Kaprikornus bukan hal yang berlebihan dikala ucapan terimakasih dari pelanggan, kita jadikan sebuah prestasi dan patut untuk dirayakan.

Lalu bagaimana dengan Anda? Tentu saja sebagai pemilik bisnis, Anda mempunyai kisah dan pelajaran yang didapatkan dalam menjalankan bisnis. Andapun bisa membuatkan dongeng di kolom komentar yang sudah ada. Selamat mencoba 🙂

Baca juga:

10 Karakteristik Umum Pengusaha Sukses

10 Trik Mendapatkan Klien untuk Sebuah Startup

10 Tanda Anda Sudah Tidak Nyaman dengan Pekerjaan Anda

Tinggalkan komentar