6 Mitos Ini Yang Perlu Anda Tinggalkan Untuk Menjadi Seorang Developer

Potensi developer yang dimiliki Indonesia tidak bisa dibilang biasa. Indonesia sebenarnya mampu menghasilkan ribuan developer berkualitas. Bukan hal yang tidak mungkin ketika hal ini terjadi, asalkan calon developer lebih percaya diri dan terus mengasah ilmu nya maka BOOMM! Banyak developer handal akan terlahir.

Sebenarnya, terdapat beberapa mitos mengenai developer yang harus menguasai ini lah itu lah sehingga keinginan dan motivasi para calon developer akan surut. Sstt, itu dulu sebelum Anda mengetahui fakta berikut ini. Setelah Anda membaca mitos yang salah untuk menjadi seorang developer, dijamin semangat Anda menjadi 200% untuk terus berguru dan mengasah ilmu. 🙂

Mitos 1 : Untuk menjadi seorang developer haruslah jenius

Realitanya, setiap orang bisa mencar ilmu untuk menjadi seorang developer. Terlebih media pembelajaran yang ada ketika ini sangatlah beragam dan menunjang Anda pembelajaran Anda.Misalnya melalui artikel, youtube ataupun lembaga-lembaga ditambah dengan memannfaatkan ilmu yang dimiliki dikala kuliah atau kuliah dan di mantapkan lagi dengan update informasi terkini.

Mitos 2 : Belajar koding menyerupai belajar operasi otak!

Realitanya, berguru koding itu praktis, menguasainya yang susah. Belajar koding nyatanya tidak sesusah yang orang pikirkan. Karena mengkoding yaitu berbicara dengan komputer Anda, dengan bahasa khusus seakan-akan PHP, Javascript dsb sehingga dibutuhkan ketelatenan.

Mitos 3 : Untuk menjadi seorang developer harus menuntaskan kuliah terlebih dahulu

Realitanya, banyak developer handal yang memulai tanpa kuliah. Tidak perlu minder, justru harus lebih percaya diri dan berbangga hati. Tanpa merampungkan kuliah pun buktinya banyak yang sanggup menjadi seorang developer. Yang terpenting disini yaitu bagaimana bisa menguasai tools yang diharapkan untuk menjadi developer.

Mitos 4 : Harus serius mencar ilmu matematika untuk menjadi seorang developer

Realitanya,  seorang programmer yang sukses dan matematika tidak ada korelasinya. Untuk menjadi seorang developer, Anda hanya perlu mengetahui basic aljabar dan mencar ilmu merampungkan.

Mitos 5 : Mengetahui bahasa programming yang paling elok untuk mempercepat menjadi seorang developer.

Realitanya, tidak ada bahasa terbagus untuk dipelajari. Yang dibutuhkan oleh developer yaitu mempelajari banyak sekali macam bahasa untuk merampungkan projek. Hal ini dikarenakan bahasa pemrograman berjalan bahu-membahu dan tidak berlawanan antara yang satu dengan yang lain.

Mitos 6 : T erlalu terlambat untuk menjadi seorang developer.

Realitanya, tidak pernah ada kata terlambat untuk merubah karir Anda. Yang terpenting ialah kemauan untuk berguru lebih keras daripada yang lain. Ketika modal ini telah dimiliki maka bukan hal yang tidak mungkin untuk menjadi seorang developer walaupun ketika ini Anda bekerja di bidang yang lain.

Bagaimana? Dengan membaca berbagai macam mitos di atas beserta realitanya tentu pandangan kita semua akan lebih terbuka mengenai developer. Terlebih ketika beberapa dari Anda ingin menjadi atau bahkan sudah menjadi seorang developer. Peluang yang dimiliki oleh seorang developerpun terbuka lebar. Hal ini didukung oleh semakin berkembangnya teknologi yang semakin maju serta apa-apa yang semakin berjalan secara otomatis. Disinilah peran para developer.

Saat ini Anda mungkin telah menyadari bahwa untuk menjadi seorang developer dibutuhkan hosting yang tepat untuk membantu memenuhi kebutuhan Anda. Ketahui 7 tips dalam menentukan website hosting sehingga nantinya Anda tidak akan salah menentukan. Anda mungkin lebih menyukai untuk bertindak kini atau nanti, tapi ketahuilah bahwa semakin cepat Anda bertindak maka semakin besar pula kesempatan Anda menjadi seorang developer handal.

Semangat dan buktikan bahwa developer Indonesia bisa berkembang!!!

Sumber

Tinggalkan komentar