5 Alasan Generasi Milenial Banyak Gagal Dalam Berbisnis

I Think milennials are generation unlike anything we’ve seen on this planet.” Chelsea Krost. Generasi milenial yakni generasi penuh tantangan. Generasi ini lahir sehabis generasi X. Usia 21-28 tahun yang sering disebut generasi milineal dihadapkan dengan stigma masyarakat mengenai kemampuan mereka mengikuti keadaan. Minimnya pengalaman menciptakan banyak orang sulit menaruh kepercayaan kepada generasi milineal. Selain itu, karakteristik generasi milineal yang terkesan ‘bosanan’ dan tidak loyal, menyulitkan mereka untuk mendapat iktikad seolah-olah iman investor. Karakteristik lainnya dari generasi ini disampaikan psikolog Jeane Twenge yang menyebut generasi milineal sebagai “Generation Me”. Generasi ini mempunyai tingkat individualisme yang tinggi, sehingga sulit untuk bekerja dalam tim.

Peter Voogd melalui wawancaranya dengan Billy Gene banyak membahas mengenai generasi milineal dan mengapa banyak diantaranya yang gagal dalam berbisnis. Yuk intip keseruan pembicaraan mereka.

  1. Billy Gene: Saya benci generasi milineal

Peter Voogd merupakan trainer bidang entrepreneur bagi generasi milineal. Sedangkan, Billy Gene lebih menyasar usia 40-52 tahun. Dilihat dari hal ini, keduanya mempunyai karakteristik dan pandangan yang niscaya berbeda. Billy Gene dengan jelas-terangan menyampaikan bahwa ia sangat membenci generasi milineal. Namun, Peter Voogd sangat mempercayai bahwa generasi milineal mempunyai karakteristik yang unik dan pantang menyerah.

  1. Peter Voogd: Generasi Milineal dan Kemajuan Teknologi

Voogd juga membuktikan bahwa generasi milineal memiliki keunggulan dengan kemajuan teknologi yang ada. Semisal, ia mencontohkan generasi milineal yang bisa menjual sepatu tanpa harus membuka toko sepatu offline. Generasi milineal sangat diuntungkan dengan adanya eBay, sehingga mereka bisa membuka toko sepatu onlinenya melalui eBay. Tetapi menurut Billy Gene, jangan hingga alasannya ialah kemudahan ini generasi milenial menjadi malas dan meremehkan hal-hal kecil, mirip ketekunan.

  1. Generasi Milineal membutuhkan mentor

Walaupun generasi ini identik dengan fasilitas mengakses isu, tapi bukan berarti mereka tidak membutuhkan mentor. Seperti apa yang dikatakan George Lucas, “Mentor mempunyai kemampuan untuk melihat kesalahan dan kekeliruan yang kita perbuat selagi kita berbagi diri.”. Voogd juga menyetujui hal ini. Ia menyarankan generasi milineal untuk segera mencari mentor yang bisa membimbing dalam berbisnis.

  1. Generasi Milenial harus mau bekerja keras

Voogd menanyakan apa yang harusnya dilakukan generasi milenial agar bisnis yang mereka rintis bisa sukses. Semisal, ketika generasi milenial membuat aplikasi dan ingin memasarkannya. Billy Gene menjawab bahwa generasi milenial harus banyak belajar mengenai kerja keras. Banyak entrepreneur muda yang berharap kesuksesan datang dengan mudah dan cepat. Mereka banyak berekspektasi bahwa semua orang bisa sukses dengan mudah. Semisal tentang startup yang membuat aplikasi. Mereka harusnya menyadari bahwa setelah proses pembuatan aplikasi, terdapat proses pemasaran dan pendekatan dengan beberapa pihak sebelum aplikasi itu booming di pasaran. Alur proses semacam ini yang sering terlewat oleh generasi milenial.

  1. Generasi Milenial: Miliki Value!

Billy Gene menegaskan bahwa perjalanannya hingga kini menjadi sukses dalam berbisnis tidak lepas dari kerja keras dan value yang ia junjung tinggi. Selain mempunyai banyak networking untuk bekerja sama, Billy Gene juga memiliki satu value yang ia angkat di bisnisnya semoga orang semakin tertarik. Sebelum membangun bisnis, setiap entrepreneur harus menentukan value apa yang ingin ia angkat. Apakah value kerja sama, konektivitas, kejujuran atau kebaikan. Value ini nantinya akan menjadi pola bagi pengembangan bisnis. Generasi milenial yang bercita-cita menjadi entrepreneur wajib menentukan valuenya. Billy Gene menegaskan bahwa, walaupun isu gampang di sanggup bukan jadi alasan generasi milenial kehilangan nilai atau value dalam berbisnis.

 

Bagi anda generasi milenial, ingatlah semua orang ingin sukses. Miliki kepribadian yang baik, bekerja keraslah dan ambil aksi hari ini juga. Masa depan anda bergantung pada apa yang anda lakukan hari ini.

sumber gambar : geckobooks.net

Tinggalkan komentar