10 Data Yang Dibutuhkan Setiap Marketeers

Tidak semua alat pengolah data di internet dibentuk sama dan tidak ada alat analisis tunggal yang meng-cover kebutuhan marketing, hasilnya para marketer harus mempunyai beberapa alat analisa untuk mengerti dengan baik setiap cuilan dari bisnis atau website. Untuk itu, berikut yaitu 10 alat pengolah data yang harus marketer ketahui.

  1. Intercom

Intercom mungkin paling dikenal sebagai alat untuk menerima percakapan dengan pengguna, tetapi ketika digunakan dengan maksimal sanggup dengan cepat menjadi mesin data berharga. Dapat menyampaikan data pelanggan paling aktif, sehingga memungkinkan para marketing untuk menargetkan berbagai pengguna yang berbeda.

  1. Google Analytics

Google analtytics yakni cara yang paling anggun untuk memahami apa yang dilakukan orangĀ  pada situs Anda serta mendapat pemahaman ihwal keseluruhan traffic, demografi.

  1. Qualaroo

Pada halaman di website ini adalah cara yang paling baik untuk menargetkan pengguna dan mendapatkan umpan balik langsung mereka. Sebelum dikenal sebagai KissInsights, Qualaroo mempunyai survei nonintrusif, dimana Anda sanggup menanyakan pada pengguna tentang apapun, dari NPS hingga pertanyaan yang simpel sekalipun. Anda bisa menargetkan kembalinya visitor, visitor yang tetap di website setelah 10 detik.

  1. Optimizel

Pengujian dan pengoptimalan saluran website Anda adalah bagian besar dari seorang marketer. Optimizely adalah salah satu alat terbaik dalam kategori ini.

  1. User Testing

Sebuah cara bagus untuk mendapatkan umpan balik kualitatif tanpa survei yaitu dengan usability test. Ini dimana para user-testing masuk. Dalam sehari Anda mampu bekerja dan melihat sampai 15 video tentang bagaimana pelangganmu memakai dan menginterpretasikan website Anda.

  1. Buffer

Coba gunakan Buffer untuk memanajemen media umum dan analisis. Anda mampu melihat bagaimana performa postingan sehingga sanggup meningkatkan konten sosial media.

  1. Crazy Egg

Crazy Egg ialah alat yang baik untuk melihat bagaimana orang melihat website Anda, bagaimana mereka meng-klik dan menggeser serta tindakan apa yang membuat mereka tertarik pada halaman website.

  1. Heap Analytics

Heap Analytics membantu Anda melacak dan menentukan insiden dengan gampang. Sangat simpel untuk digunakan oleh marketer. Anda sanggup melihat statistik pada setiap interaksi dan aneka macam segmen berdasarkan insiden.

  1. Custora

Digunakan oleh sejumlah situs e-commerce. Custora sangat elok untuk memahami nilai siklus hidup pelanggan Anda (CLTV- Customer Lifetime Value). Anda mampu mebagi segmen pelanggan menurut nilai hidup mereka dan market mereka yang berbeda sehingga sanggup mengindentifikasi pelanggan yang paling berharga.

  1. Segment

Dalam pemasaran, Anda akan bereksperimen dan menguji banyak alat sebelum mengetahui yang paling bekerja pada bisnis Anda. Segmen membantu Anda bergerak cepatĀ  dan mengelola semua integrasi tanpa memakan waktu banyak.

Baca juga:

15 Metrik Data Driven yang Penting Diketahui Marketeers

Peluang itu Datangnya dari Masalah

Pentingnya Melakukan Survey Bagi Perusahaan dan Pelanggan

Tinggalkan komentar